Asep Saefudin
Senin, 26 Juli 2021 - 15:49 WIB

Luhut Ajak Bangsa Solid Hadapi Varian Delta

Foto/Dawi.F/ECONOMICZONE
Foto/Dawi.F/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa - Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh komponen bangsa solid dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19 varian Delta menyusul keputusan pemerintah untuk melanjutkan PPKM Level 4 dan Level 3 hingga 2 Agustus 2021.

Varian delta ini bisa dapat ditangani dengan baik, ekonomi rakyat kecil bisa berjalan, itu berpulang pada kita semua. Saya berharap teman-teman sebangsa dan se-Tanah Air, ayo kita rapatkan barisan untuk kita bersama-sama mengatasi varian Delta ini,・ kata Luhut yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagaimana dikutip ECONOMIC ZONE dari portal setkab.go.id pada Senin (26/7).

Menurut Luhut, penetapan wilayah yang masuk dalam dua level PPKM itu sudah mengacu pada asesmen dan ketentuan Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

Sesuai dengan pengumuman dari Bapak Presiden, mulai tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus 2021 akan diberlakukan PPKM Level 4 untuk kabupaten/kota yang memiliki asesmen WHO level 4, dan [PPKM] Level 3 untuk kabupaten/kota yang memiliki asesmen WHO level 3 di seluruh Jawa-Bali, ujar Luhut.

Pemerintah, lanjut Luhut, sudah mengerahkan seluruh kekuatan dalam upaya menangai pandemi ini. Mulai dari pusat, daerah, hingga aparat TNI- Polri. Karena itu, kerja sama dan gotong royong seluruh pihak bersama pemerintah diyakininya bisa membantu menekan tingkat penularan.

Jadi kerja sama semua, pemda, TNI, Polri juga sejalan, sampai ASN. Saya kira semua, kami coba sudah menyentuh semua lini, bahwa ini adalah kerjaan kita bersama,・ katanya.

Sebagaimana disebut dalam keterangan persnya, Luhut mengatakan bahwa penetapan PPKM Level 3 dan Level 4 di tiap kabupaten-kota sudah dikaji berdasarkan tiga indikator utama, yakni laju penularan kasus, respons sistem kesehatan berdasarkan panduan WHO, dan kondisi sosioekonomi masyarakat.

Presiden menekankan betul yang terakhir ini, yaitu kondisi sosioekonomi masyarakat. Jadi tiga indikator itu menjadi barometer bagi kita, ucapnya.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
 
Nasional
02/07/2026 22:00 WIB
BSI Cemas OJK Wajibkan Free Float 15%, Merger Bank Mulai Mengintip
Untuk bank yang masih memiliki porsi saham publik di bawah batas tersebut, regulator membuka opsi penyesuaian struktur kepemilikan hingga konsolidasi atau merger sebagai salah satu solusi untuk memenuhi aturan yang berlaku.
 
Nasional
02/07/2026 14:10 WIB
CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia di Setiap Fase Kehidupan
Terinspirasi dari keluarga Indonesia, hadirkan kampanye OCTO untuk Keluarga Indonesia sebagai solusi finansial terintegrasi untuk wujudkan mimpi di setiap fase kehidupan bagi Panglima Mimpi Keluarga
 
Nasional
02/07/2026 13:47 WIB
Telkomsel dan Rey Luncurkan Paket Telkomsel Sehat Aktif
Paket ini juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis, serta fitur wellness untuk pemantauan kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat wearable.
 
Bisnis
01/07/2026 18:00 WIB
SisBerdaya DisBerdaya 2026 Dorong Pemberdayaan Perempuan & Disabilitas
DANA Indonesia umumkan 35 pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dari 6.800 pendaftar. Program ini catatkan kenaikan pendapatan hingga 113% bagi UMKM perempuan.
Telkomsel