Endang Muchtar
Jumat, 21 Juli 2023 - 12:41 WIB

Pemerintah Optimis Bisa Menekan Angka Kasus Stunting di Indonesia Pada 2024 

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Gizi buruk adalah salah satu hal yang menjadi masalah global, termasuk di Indonesia. Pemenuhan gizi yang belum tercukupi baik sejak dalam kandungan hingga bayi lahir, dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah kesehatan, baik pada ibu maupun bayinya. Salah satu gangguan kesehatan yang berdampak pada bayi atau anak adalah stunting atau tubuh pendek akibat kurang gizi kronik.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya menekan angka kasus stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita di Indonesia menjadi 14 persen pada 2024. Dengan target itu BKKBN optimis bisa menekan angka kasus stunting di Indonesia pada 2024 itu sebesar 14 persen.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang karena angka stunting yang ada di Provinsi Bengkulu terus melandai dengan persentase penurunan hingga 4 persen. Hal ini dia sampaikan usai meninjau kegiatan upaya penurunan stunting di Puskesmas Srikuncoro, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, pada Kamis (20/7/2023).

Untuk diketahui, kurangnya asupan gizi sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting masih menjadi masalah pelik di Tanah Air. Berdasarkan hasil survei, angka stunting tahun 2022 di Indonesia masih berada di level 21,6 persen. 

Kementerian Kesehatan menargetkan penurunan angka stunting atau tengkes di Indonesia sebesar 3,8 persen per tahun. Hal ini dilakukan agar dapat mencapai target percepatan penurunan stunting 14 persen yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 2024. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, orangtua yang berhenti merokok bisa mencegah anaknya terkena stunting.

Pasalnya, selama ini, kebiasaan merokok di keluarga, terutama sang ayah menjadi salah satu penyebab stunting pada anak.

"Ada dua cara yang bisa menjadi solusi yakni memberikan edukasi untuk mendorong perubahan pola konsumsi dalam keluarga sehingga mengutamakan investasi kecerdasan anak sejak istri hamil sampai anak usia dua tahun serta melalui layanan rehabilitasi berhenti merokok," kata Muhadjir.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/07/2026 17:51 WIB
Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk 'Terus Ada, Ada Terus'
 
Bisnis
04/07/2026 10:18 WIB
Hadapi Ageing Population, Bank DBS Indonesia Bekali Lansia Literasi Keuangan dan Kesehatan
Indonesia memasuki era ageing population. Bank DBS Indonesia menghadirkan program untuk mendukung lansia tetap sehat dan mandiri.
 
Nasional
04/07/2026 10:01 WIB
BNI Permudah Reaktivasi Mobile Token BNIdirect Lewat Kanal Resmi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat layanan perbankan digital dengan menyediakan mekanisme reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect cash dan BNIdirect bisnis
 
Nasional
03/07/2026 16:38 WIB
Liburan Cerdas: Menepis Bosan dengan Tugas Sekolah yang Edukatif
Melalui kegiatan ini, siswa tetap dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreativitas, serta keterampilan sosial tanpa merasa terbebani oleh tuntutan akademik.
 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
Telkomsel