RM
Jumat, 01 September 2023 - 16:37 WIB

Dukung Kenyamanan Mobilitas Masyarakat, XL Axiata Pastikan Ketersediaan Jaringan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bandung, 1 September 2023. Layanan transportasi kereta cepat pertama di Indonesia, yang menghubungkan Jakarta dan Bandung, akan segera beroperasi secara resmi. Kereta cepat ini nantinya akan menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh 30-45 menit saja. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkomitmen untuk menghadirkan jaringan di sepanjang jalur yang dilalui. Selain itu, XL Axiata juga memastikan ketersediaan layanan di seluruh stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Halim di Jakarta Timur, Stasiun Karawang di Kabupaten Karawang, Stasiun Padalarang di Bandung Barat, hingga Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung.  

Plt. Group Head Technology Strategy & Assurance XL Axiata, Tetra Siti Sarah, mengatakan, “Perusahaan tentunya menyambut baik hadirnya sarana transportasi massa yang mampu menghubungkan Jakarta dan Bandung secara cepat. Kereta cepat ini dihadirkan untuk menunjang tingginya mobilitas masyarakat di kedua kota besar tersebut. Sejak setahun belakangan ini, kami pun secara rutin melakukan pengecekan kualitas layanan jaringan XL Axiata di sepanjang jalur dan stasiun yang dilalui. Sejauh ini, kami pastikan bahwa jaringan dan layanan XL Axiata telah tersedia di sebagian besar jalur yang dilalui, termasuk di seluruh stasiun pemberhentiannya sendiri.”    

Tetra menambahkan, karena sebagian jalur kereta cepat berada di area rural, jauh dari lokasi pemukiman penduduk, dan merupakan jalur yang sama sekali baru, maka di sejumlah titik XL Axiata masih perlu meningkatkan kualitas jaringannya. Peningkatan kualitas jaringan akan terus XL Axiata lakukan seiring dengan semakin dekatnya operasional kereta cepat. Menurutnya, kenyamanan pelanggan di sepanjang jalur kereta menjadi prioritas perusahaan. Apalagi, kereta cepat diprediksi akan menjadi sarana penunjang mobilitas masyarakat, yang tentu juga membutuhkan kenyamanan akses data saat berada di dalam kereta.     

Saat ini, seluruh rute layanan kereta cepat Jakarta-Bandung telah terlayani oleh lebih dari 520 BTS 4G. Jaringan XL Axiata di seluruh provinsi Jawa Barat terdapat lebih dari 28.700 BTS dengan mayoritas merupakan BTS 4G. Sementara itu, di provinsi DKI Jakarta sendiri terdapat lebih dari 10.200 BTS, dengan mayoritas merupakan BTS 4G.  

Hingga saat ini, jaringan 4G XL Axiata telah melayani 58 juta pelanggan dengan jangkauan layanan di lebih dari 61 ribu desa/kelurahan, 5.700 kecamatan, dan 469 kabupaten di 38 provinsi Indonesia. Didukung lebih dari 150 ribu BTS dengan mayoritas BTS 4G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 130 ribu km, menopang jaringan data yang tersebar di sebagian besar kepulauan Indonesia yang sangat luas.   
 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk 'Terus Ada, Ada Terus'
 
Nasional
12 jam yang lalu
BNI Permudah Reaktivasi Mobile Token BNIdirect Lewat Kanal Resmi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat layanan perbankan digital dengan menyediakan mekanisme reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect cash dan BNIdirect bisnis
 
Nasional
03/07/2026 16:38 WIB
Liburan Cerdas: Menepis Bosan dengan Tugas Sekolah yang Edukatif
Melalui kegiatan ini, siswa tetap dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreativitas, serta keterampilan sosial tanpa merasa terbebani oleh tuntutan akademik.
 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
 
Nasional
02/07/2026 22:00 WIB
BSI Cemas OJK Wajibkan Free Float 15%, Merger Bank Mulai Mengintip
Untuk bank yang masih memiliki porsi saham publik di bawah batas tersebut, regulator membuka opsi penyesuaian struktur kepemilikan hingga konsolidasi atau merger sebagai salah satu solusi untuk memenuhi aturan yang berlaku.
Telkomsel