Roni Mawardi
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:46 WIB

Kinerja Solid dan Stabil, BSN Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo

Foto/RoniMawardi/ECONOMICZONE
Foto/RoniMawardi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta - PT Bank Syariah Nasional (BSN) meraih peringkat idAA+ (Double A Plus) dengan prospek (outlook) stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Direktur Utama Pefindo, Irmawati mengatakan bahwa peringkat tersebut diberikan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap data dan informasi perusahaan, termasuk kinerja keuangan BSN sepanjang tahun buku 2025.

“Peringkat idAA+ mencerminkan bahwa Bank Syariah Nasional memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Tanda (+) menunjukkan posisi yang relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata obligor dalam kategori yang sama,” kata Irmawati dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3).

Peringkat ini berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 13 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027.

Menurut Pefindo, pencapaian tersebut mencerminkan posisi pasar BSN yang solid serta profil permodalan yang kuat. Prospek stabil juga menunjukkan keyakinan bahwa profil kredit perusahaan akan tetap terjaga dalam jangka menengah, didukung oleh kinerja fundamental yang konsisten.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN), Alex Sofjan Noor mengatakan “Alhamdulilah, BSN dapat meraih peringkat idAA+ dari Pefindo dan dengan dukungan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai entitas induk sehingga BSN mendapatkan peringkat idAA+ ini. Hasil pemeringkatan ini merupakan catatan yang baik bagi BSN dan mendorong kami untuk terus meningkatkan kinerja agar bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat dan menjadi mitra utama keuangan bagi keluarga Indonesia.”

Perusahaan dengan peringkat idAA memiliki kemampuan yang sangat baik untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan perusahaan lainnya dan tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lebih kuat dan di atas rata-rata kategori. Sedangkan untuk Stable Outlook, Pefindo selaku lembaga pemeringkat terpercaya di Indonesia menilai BSN mampu menunjukkan stabilitas dalam kelangsungan perusahaan ke depan.

Alex menambahkan BSN akan berupaya secara optimal mendorong performa perseroan dengan terus memperbesar porsi pembiayaan dan memperluas ekspansi pasar, sehingga dengan komitmen ini diharapkan seluruh masyarakat dapat menikmati produk dan layanan BSN yang lebih berkah dan amanah.

"Kami akan terus melangkah maju agar produk dan layanan perusahaan mudah dinikmati bagi seluruh segmen masyarakat. Peringkat ini menegaskan optimisme BSN untuk terus bertumbuh, mendukung program pemerintah, dan mewujudkan BSN sebagai mitra keuangan utama bagi keluarga Indonesia yang lebih amanah dan penuh berkah,” kata Alex.

BSN optimis atas pencapaian kinerja tahun 2025 lebih baik dari tahun buku 2024 dan perseroan akan fokus pada penguatan ekosistem digital melalui aplikasi Bale Syariah by BSN, serta memaksimalkan peran 37 Kantor Cabang Syariah, 82 Kantor Cabang Pembantu Syariah, dan 589 Kantor Layanan Syariah. Dengan dukungan BTN sebagai induk, jangkauan dan layanan BSN akan lebih luas, sehingga nasabah akan lebih mudah menjangkau produk dan layanan yang ditawarkan BSN.

BSN akan terus didorong untuk memainkan peran di tengah masyarakat untuk memperluas ekosistem syariah melalui literasi keuangan berbasis syariah dengan core business pembiayaan perumahan syariah di Indonesia, tegas Alex menambahkan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/07/2026 16:38 WIB
Liburan Cerdas: Menepis Bosan dengan Tugas Sekolah yang Edukatif
Melalui kegiatan ini, siswa tetap dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreativitas, serta keterampilan sosial tanpa merasa terbebani oleh tuntutan akademik.
 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
 
Nasional
02/07/2026 22:00 WIB
BSI Cemas OJK Wajibkan Free Float 15%, Merger Bank Mulai Mengintip
Untuk bank yang masih memiliki porsi saham publik di bawah batas tersebut, regulator membuka opsi penyesuaian struktur kepemilikan hingga konsolidasi atau merger sebagai salah satu solusi untuk memenuhi aturan yang berlaku.
 
Nasional
02/07/2026 14:10 WIB
CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia di Setiap Fase Kehidupan
Terinspirasi dari keluarga Indonesia, hadirkan kampanye OCTO untuk Keluarga Indonesia sebagai solusi finansial terintegrasi untuk wujudkan mimpi di setiap fase kehidupan bagi Panglima Mimpi Keluarga
 
Nasional
02/07/2026 13:47 WIB
Telkomsel dan Rey Luncurkan Paket Telkomsel Sehat Aktif
Paket ini juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis, serta fitur wellness untuk pemantauan kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat wearable.
Telkomsel