I.E.K
Senin, 16 Maret 2020 - 16:50 WIB

Bandara Soetta Cek Ketat Penumpang Guna Minimalisasi Penyebaran Corona

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Presiden Joko Widodo menilai pengecekan kesehatan sudah dilakukan secara ketat terhadap penumpang pesawat dari luar negeri yang baru tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pengecekan berlapis dilakukan guna meminimalisasi risiko penyebaran virus Corona ke Tanah Air.

“Kalau kita lihat tadi waktu kita masuk ke bandara, di kedatangan dari luar negeri checking-nya sangat ketat, [antara lain] mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Kemudian, kalau berasal dari negara yang sudah kita waspadai, masuk [dicek] ke pintu yang berbeda dan dicek untuk yang 4 negara, dicek 3 kali. Kalau yang dari negara di luar itu dicek 2 kali oleh thermal scanner dan thermal gun. Saya kira sebuah keharusan yang menurut saya ketat,” kata Presiden Joko Widodo.

Pemerintah telah melakukan penyemprotan disinfektan sejak seminggu lalu di airport, pelabuhan dan stasiun. Namun presiden Jokowi hanya ingin memastikan bahwa ini terus dilakukan setiap hari. “Saya juga ingin memastikan bahwa ini terus dilakukan setiap hari. Saya juga ingin memastikan bahwa yang namanya thermal scanner dan thermal gun benar-benar ada dan dipasang,” tambahnya.

Program penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan setiap hari di Soekarno-Hatta pada jam-jam tidak sibuk guna mensterilkan terminal penumpang pesawat serta area publik lainnya dari berbagai virus.

“Kartu Kewaspadaan Kesehatan, thermal scanner, dan thermal gun merupakan standar pengecekan di seluruh bandara-bandara PT Angkasa Pura II, termasuk Soekarno-Hatta. Di Soekarno-Hatta disediakan juga jalur khusus pengecekan bagi penumpang pesawat dari 4 negara yaitu Iran, Korea Selatan, Italia dan China. Seluruh stakeholder di Soekarno-Hatta dan bandara-bandara lain di bawah PT Angkasa Pura II berkomitmen untuk melakukan pengecekan guna meminimalisasi risiko penyebaran Corona, namun tetap dengan mengedepankan aspek pelayanan, keamanan dan keselamatan,” kata President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin di Jakarta, Senin (16/3).

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
 
Nasional
02/07/2026 22:00 WIB
BSI Cemas OJK Wajibkan Free Float 15%, Merger Bank Mulai Mengintip
Untuk bank yang masih memiliki porsi saham publik di bawah batas tersebut, regulator membuka opsi penyesuaian struktur kepemilikan hingga konsolidasi atau merger sebagai salah satu solusi untuk memenuhi aturan yang berlaku.
 
Nasional
02/07/2026 14:10 WIB
CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia di Setiap Fase Kehidupan
Terinspirasi dari keluarga Indonesia, hadirkan kampanye OCTO untuk Keluarga Indonesia sebagai solusi finansial terintegrasi untuk wujudkan mimpi di setiap fase kehidupan bagi Panglima Mimpi Keluarga
 
Nasional
02/07/2026 13:47 WIB
Telkomsel dan Rey Luncurkan Paket Telkomsel Sehat Aktif
Paket ini juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis, serta fitur wellness untuk pemantauan kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat wearable.
 
Bisnis
01/07/2026 18:00 WIB
SisBerdaya DisBerdaya 2026 Dorong Pemberdayaan Perempuan & Disabilitas
DANA Indonesia umumkan 35 pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dari 6.800 pendaftar. Program ini catatkan kenaikan pendapatan hingga 113% bagi UMKM perempuan.
Telkomsel