I.E.K
Jumat, 20 Maret 2020 - 17:41 WIB

Djakarta Lloyd Vaksinasi Karyawan Untuk Tingkatkan Imun

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai langkah konkrit dalam menindaklanjuti Keputusan Presiden RI nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Tanggal 13 Maret 2020 serta arahan dari Kementerian BUMN RI mengenai Pencegahan COVID-19, PT. Djakarta Lloyd (Persero) melakukan pencegahan COVID-19 melalui vaksinasi influenza dan pneumonia bagi seluruh karyawan kantor pusat dan kantor cabang Tanjung Priok, Jakarta. Pemberian vaksinasi influenza dan pneumonia menggandeng Kimia Farma. Sedangkan langkah selanjutnya akan melakukan tes lab COVID-19 bagi seluruh karyawan PT Djakarta Lloyd (Persero).

“Kesehatan karyawan menjadi prioritas kami, terutama di tengah merebaknya virus corona atau covid-19. Vaksinasi ini salah satu wujud kepedulian kami untuk memastikan kesehatan karyawan. Kami juga sudah menerapkan sosialisasi, penyemprotan desinfectan hingga work from home (WFH) sebagai bagian dari upaya memitigasi risiko penyebaran virus corona,” kata Direktur Utama PT Djakarta Lloyd, Suyoto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (20/3).

Beberapa hal lain yang sudah dilakukan Djakarta Lloyd untuk meminimalisir potensi penyebaran virus corona antara lain dengan melakukan sosialisasi pencegahan COVID-19, pengecekkan suhu tubuh bagi karyawan dan tamu, menyediakan masker, menyediakan hand sanitizer, kebijakan Work From Home, serta Penyemprotan Desinfectan dan Fogging di lingkungan kerja kantor pusat, cabang, anak perusahaan hingga kapal milik PT Djakarta Lloyd (Persero) serta melakukan pembatasan perjalanan dinas.

Terkait penerapan work from home (WFH), Suyoto memastikan pelayanan tidak akan terganggu. Manajemen telah melakukan mapping pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote tanpa menggangu kualitas pelayanan. “Meskipun harus mengelola risiko terkait virus corona ini, kami tetap berkomitmen dalam memastikan standar layanan tidak terdampak. Proses bisnis perusahaan dan pelayanan kami jamin tetap berjalan baik,” kata Suyoto.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/07/2026 15:13 WIB
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia
 
Nasional
03/07/2026 13:26 WIB
Libur Sekolah Kunjungan Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara Dongkrak Okupansi Hotel di Bali
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, rata-rata okupansi hotel pada Juni 2026 mencapai 72,28 persen. Angka tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas sektor akomodasi setelah sempat mengalami fluktuasi mengikuti pola kunjungan wisatawan.
 
Nasional
03/07/2026 10:51 WIB
Bali Masih Mendominasi Sebagai Tujuan Favorit Kedatangan Turis Asing
Bali masih menjadi tujuan utama para wisman dengan 578.203 kunjungan melalui Ngurah Rai.
 
Nasional
02/07/2026 22:00 WIB
BSI Cemas OJK Wajibkan Free Float 15%, Merger Bank Mulai Mengintip
Untuk bank yang masih memiliki porsi saham publik di bawah batas tersebut, regulator membuka opsi penyesuaian struktur kepemilikan hingga konsolidasi atau merger sebagai salah satu solusi untuk memenuhi aturan yang berlaku.
 
Nasional
02/07/2026 14:10 WIB
CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia di Setiap Fase Kehidupan
Terinspirasi dari keluarga Indonesia, hadirkan kampanye OCTO untuk Keluarga Indonesia sebagai solusi finansial terintegrasi untuk wujudkan mimpi di setiap fase kehidupan bagi Panglima Mimpi Keluarga
 
Nasional
02/07/2026 13:47 WIB
Telkomsel dan Rey Luncurkan Paket Telkomsel Sehat Aktif
Paket ini juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis, serta fitur wellness untuk pemantauan kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat wearable.
 
Bisnis
01/07/2026 18:00 WIB
SisBerdaya DisBerdaya 2026 Dorong Pemberdayaan Perempuan & Disabilitas
DANA Indonesia umumkan 35 pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dari 6.800 pendaftar. Program ini catatkan kenaikan pendapatan hingga 113% bagi UMKM perempuan.
Telkomsel